Surabaya, 13 Juni 2008
Setelah dirawat di RS HCOS sejak tgl 9 Juni 2008, akhirnya penyakit demam berdarah yang diderita oleh bokapku dapat disembuhkan sehingga hari ini bokapku boleh pulang ke rumah dan tinggal bersama aku untuk pemulihan kondisi tubuhnya yang masih lemah.
Selama bokapku dirawat di RS dan istirahat di rumah aku, ada satu pelajaran yang cukup penting buat aku yaitu tentang KEINGINANKU BUKAN KEINGINANMU.
Seperti yang aku ceritakan di kisah blogzku sebelumnya, waktu bokap aku dirawat di RS, bokap aku diserang rasa kedinginan yang cukup hebat, sampe2 ranjang tempat tidurnya bergerak2 seperti iklan obat flu yang ada di TV, meskipun badannya dibalut selimut tebal rangkap 3, sehingga dalam kondisi seperti itu tentu aja aku gak nyalakan AC yang ada di kamar RS.
Kebetulan bokap aku dirawat sekamar berdua bersama pasien lainnya dengan kondisi yang jauh lebih baik dari kondisi bokap aku.
Pasien tersebut mulai merasa kepanasan dan gak nyaman tidurnya karena AC kamar tidak dinyalakan sehingga akhirnya dia complaint ama suster jaga supaya AC bisa dinyalakan.
Suster jaga udah berusaha untuk menjelaskan kondisi bokap aku yang tidak memungkinkan untuk dinyalakan AC, tapi pasien tersebut gak mau tahu, katanya buat apa dia bayar kamar mahal kalo dia gak bisa istirahat dengan nyaman?
Mendengar keributan yang menurut aku tidak bisa diselesaikan oleh suster jaga tersebut, akupun mulai gak enak dan pengennya sih mo terusin aja arguenya secara akupun juga berhak complaint, ngapain bayar mahal kalo bokap aku menderita kedinginan gara2 AC dinyalakan, tapi keinginan itu dicegah nyokap aku dan katanya biar kita yang ngalah aja secara setelah disuntik obat, keadaan bokap dah gak begitu kedinginan lagi.
Akhirnya akupun setuju untuk tidak memperpanjang argue mulut tersebut, tapi dalam hati aku mulai berpikir kalo setiap orang punya keinginan yg berbeda beda, dan keinginan tersebut tidak ada yang sama persis, jadi masalahnya bagaimana kalau setiap orang merasa keinginannyalah yang paling benar? Pasti yang ada cuma keributan.
Aku lihat dalam kisah hidupku yang PLU bersama my brendi yg straight, jelas ada 2 keinginan yang berbeda, trus kucoba bandingkan dengan kasus demo kenaikan BBM yang ditentang mahasiswa, trus insiden bentrokan yg terjadi di Monas karena kasus perbedaan pendapat dalam menjalankan kehidupan beragama, blum lagi masalah keinginan ortu yg tidak menginginkan anaknya jadi Gay, padahal jelas banget anaknya sekong, dan perselisihan lainnya yang terjadi dalam kehidupan ini semuanya gara gara keinginan manusia yang berbeda karena memang faktanya KEINGINANKU BUKAN KEINGINANMU.
Jadi menurut aku, selama manusia gak bisa kontrol keinginannya sendiri, maksudnya selalu maunya keinginannya dituruti, pasti ada kekacauan, secara pasti ada manusia lain yang merasa dirugikan karena keinginan tersebut, sebaliknya juga kalau semua keinginan manusia di dunia ini dituruti, pasti hasilnya juga kekacauan, bayangin aja kalau ada orang punya keinginan nikah ama cewek sekaligus cowok jadinya gimana ya?
Menurut aku sih, mending hidup di hutan sendirian aja kale ya
Kalo nurut temen laina gimana ya? Share donk ........hiuuuuuuuk
UNDANGAN KHUSUS
Ikuti kisah petualangan Mami PG di www.facebook.com dengan User ID: Mami PG alamat email: mamipg@gmail.com Selain itu, kamu juga bisa sharing opini, curhat, kenalan dengan teman Mami PG lainnya, melihat photo, info gathering, dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment