Surabaya, 03 Agustus 2008
Awalnya ketika aku mendengar permintaan my brenda untuk membuat relationship layaknya sebuah keluarga dengan aku tanpa adanya sex, aku sangat marah sekali karena aku pikir my brendi berusaha ngemanfaatkan hidup enak bersama aku tanpa harus memberikan sex, padahal sejak awal kita sudah saling sepakat dalam arti kata aku menanggung kebutuhan hidup my brendi, dan sebaliknya my brendi juga menanggung segala kebutuhan sex aku, tapi sekarang kenapa dia ingin merubah kesepakatan itu …..( baca kisahku Pengakuan Brenda Buat Gadunnya ).
Selama kurang lebih 3 hari aku merasa hidupku tidak tenang karena kubingung memikirkan keputusan apa yang akan aku ambil, apakah aku harus menerima dan mengabulkan keinginan my brendi untuk membuat family relationship without sex, ataukah aku harus mengusir dia dari kehidupan aku dan menjalani hidup cinta dan sex aku bersama lekong lain yang menurut aku so easy banget buat ngedapetin apa yang dinamakan “kepuasan sex” …….( baca kisahku Aku Seorang Kolektor Gigolo ).
Setelah berpikir plus merenung selama 3 hari akhirna kuputuskan juga untuk menerima my brendi sebagai family without sex, meskipun untuk mengambil keputusan tersebut, aku merasa diledek oleh suara hatiku sendiri yang mengatakan ………..hari gene masih bicara soal setia ama lekong ……basi taow! Biarin dah, lagipula kalo ku gak kuat nahan nafsu ya ngucria aja di daerah Pasar Kembang ……….beres lah pikirku!
Sampai sekarang, kurang lebih udah 2 bulan aku menjalani commitment yang namanya membuat relationship without sex dan ……….alhamdulillah, tahan juga tuh! ( baca kisahku "Keinginanku Mengalahkan Logika, Akhlak & Nurani" )
Aku gak tahu kenapa kubisa tahan, padahal dulu aku terkenal dengan julukan “Ratu Kipas Merah” yang artina, suka beli “kucria” ( seminggu bisa 3 ekor ) pake senjata lembaran uang kertas merah seratus ribuan yang dijejer membentuk kipas ……..gitow kata temen aku ( baca kisahku Aku Seorang Kolektor Gigolo ).
Sebaliknya pengaruh buat my brendi dengan keputusan tersebut juga cukup positif juga, dia sekarang lebih nurut, betah di rumah, mau care ama bokap aku yang dirawat di rumah sakit , udah gak canggung lagi jika bertemu ortu aku dan sekarang mau juga dia berpikir positif soal kerjaan aku sebagai “banci panggung”…….kayakna kisah cintaku bersama pria straight yang ke 3 ini, berjalan jauh lebih harmonis daripada kisah hidupku bersama ke 2 Pria Istimewaku yang terdahulu ……..( baca kisahku Ceriaku Bersambut Duka ).
Aku masih seorang PLU, dan aku juga masih butuh sex, tapi kalo memang jalan hidupku akhirnya harus jadi PLU yang mendapatkan cinta tanpa sex, why not …….. malah menurut kata hati aku ……menurut aku lho, jika aku yang PLU bisa mencintai pria straight tanpa mengharapkan imbalan sex, berarti ilmu kesaktianku tentang CINTA udah hampir mencapai titik pamungkas ……….halah ……joke
Gimana, komentar de hati? ……semoga aja beliau baca blogz, suara hatiku ini
Terimalah keberadaan hidupmu apa adanya meskipun kadang sakit plus nyesek di dada, misalna diputusin doi, ditolak cinta ma cowok, gak bisa hidup borjue, wajah gak terlalu keren, hidup bersama tanpa sex, body gendut ato merasa tua dan “gak laku”, jalani hidupmu tanpa rasa takut, karena HIDUP BEBAS TANPA RASA TAKUT ITU ADALAH SUATU ANUGERAH ………….miaooow, begitu kata dialog terakhir di film CAT WOMAN
UNDANGAN KHUSUS
Ikuti kisah petualangan Mami PG di www.facebook.com dengan User ID: Mami PG alamat email: mamipg@gmail.com Selain itu, kamu juga bisa sharing opini, curhat, kenalan dengan teman Mami PG lainnya, melihat photo, info gathering, dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment