Surabaya, 31 January 2008
Hari ini eke dan beberapa temen ABG laina ngadain kunjungan ke Panti Asuhan Mutiara Kasih yang lokasinya di sekitar Medokan Ayu, Surabaya, dan setelah kita menjelaskan kepada pimpinan panti asuhan bahwa tujuan kita datang ke panti asuhan tersebut adalah untuk berbagi kasih lewat sumbangan berkat sembako dan makanan buat anak panti, segera kita diperkenalkan dengan seluruh anak panti yang kurang lebih sekitar 30 anak yang umurnya bervariasi mulai dari 6 tahun sampai dengan 15 tahun.
Setelah selesai acara perkenalan dan bagi bagi makanan, kemudian anak2 panti membentuk barisan serta menyanyikan sebuah lagu dari albumnya Dhani yang berjudul “Munajat Cinta”, dan ketika mereka menyanyikan lagu di bagian reff nya ………… Tuhan kirimkanlah aku, kekasih yang baik hati, yang mencintai aku, apa adanya ……, secara spontan aku dan temen laina ikut menyanyi dengan sepenuh hati, maklum aja kan lyric lagu itu juga merupakan harapan kita gitow!
Dalam perjalanan pulang, salah satu temen ABG aku berkomentar katanya ……. kasihan mereka ya ……. ketika aku mendengar komentar itu, langsung aja aku nyeletuk ……. kok kasihan sih? emangnya kenapa dengan mereka? …….. karena umur segitu mereka sudah tidak mengenal kasih sayang orang tuanya.
Kadang kita sering membuat suatu “PENILAIAN KEBAHAGIAAN” sesuai pemikiran kita sendiri atau pemikiran secara umum, dan kalau kita melihat sesuatu kehidupan yang tidak sesuai dengan penilaian tersebut maka kita berasumsi bahwa kehidupan tersebut tidak berbahagia sehingga secara tidak sadar kita mengatakan …….kasihan mereka yang mempunyai kehidupan seperti itu, padahal kalau kita lihat kehidupan anak panti asuhan yang masih polos itu, hampir semuanya ketawa gembira pada saat mereka bermain bersama, apalagi waktu mereka mendapat makanan dan minuman gratis, meskipun makanan itu cuma berupa chiki dan teh kotak, sama sekali mereka tidak merasa sedih karena tidak mempunyai orang tua lengkap, barulah setelah umur mereka bertambah dan pola berpikirnya mulai realistis, mereka menyadari kok hidupnya gak sama seperti anak lainnya ……… setelah itu barulah dia membuat penilaian kehidupan untuk dirinya sendiri dan akhirnya mulai mengatakan ………kasihan aku karena hidupnya gak sama seperti anak yang mempunyai orang tua lengkap.
Jadi kesimpulannya, kadang kita membuat penilaian terhadap seseorang bahwa hidupnya tidak berbahagia, tapi kenyataannya orang tersebut mengatakan bahwa hidupnya berbahagia. Suatu perbedaan yang sangat kontras sekali terjadi hanya gara gara pola pemikiran / penilaian seseorang tidak sama, dan faktanya dalam hidup ini tidak ada orang yang mempunyai pemikiran “SAMA PERSIS” satu dengan yang lainnya sehingga tidak ada seorangpun yang mempunyai hak untuk berkata dalam kehidupan ini “KASIHAN DIA” atau sebaliknya “KASIHANILAH AKU”
Begitu juga dalam kehidupan kita yang PLU, seringkali membuat penilaian kebahagiaan yang macam macam, misalnya PLU yang bahagia itu kalau punya BF yang setia, punya BF yang str8, punya materi yang cukup, punya wajah yang cakep, pintar, dan sebagainya, tapi faktanya belum tentu Gay yang cakep dan kaya itu bahagia ……..contohnya aktor keren dan kaya dari Hongkong, Leslie Cheung juga mati bunuh diri karena merasa hidupnya nggak happy, belum tentu kalo kita punya BF str8 itu senang …… karena faktanya makan hati bow, belum tentu punya BF yang setia itu enak …….karena siapa tahu hidupnya diatur terus ama si doi, dan sebaliknya juga belum tentu PLU yang gak cakep, gendut dengan materi pas pas an itu gak bisa happy …….. karena siapa tahu ada PLU keren, yang keong, tapi sukanya ama yang chubby …….. bener khan?
Semuanya tergantung dari cara penilaian kita masing masing, jadi gak perlu kita terus mengasihani diri kita yang PLU, berhentilah mengasihani diri kita sendiri karena sesungguhnya hidup itu indah dan kamu pasti bisa bahagia kalau kamu bisa menikmati hidup ke Gaya an kamu, dan yang jelas elo gak jadi PLU sendiri di dunia ini, tul gak fren? Buatlah hidup Gaya kamu menjadi lebih berarti khususnya buat orang lain, sehingga orang lainpun khususnya yang str8 gak punya alasan apapun dalam pemikirannya untuk mengasihani diri elo yang Gaya itu, setuju kan coy ………?
UNDANGAN KHUSUS
Ikuti kisah petualangan Mami PG di www.facebook.com dengan User ID: Mami PG alamat email: mamipg@gmail.com Selain itu, kamu juga bisa sharing opini, curhat, kenalan dengan teman Mami PG lainnya, melihat photo, info gathering, dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment