Anda Pengunjung Ke :

UNDANGAN KHUSUS

Ikuti kisah petualangan Mami PG di www.facebook.com dengan User ID: Mami PG alamat email: mamipg@gmail.com Selain itu, kamu juga bisa sharing opini, curhat, kenalan dengan teman Mami PG lainnya, melihat photo, info gathering, dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.

JANGAN TAKUT DIBILANG “SAMPAH”

Surabaya, 21 Agustus 2008

Hari ini aku lagi santai ngenet di rumah, dan berhubung aku gak ada kerjaan lain, aku iseng buka thread kisah perjalanan hidup aku yang dicopy paste oleh orang lain dengan nick name Clarita dan di posting di forum website http://kaskus.us/showthread.php?t=1017396 secara umum, artina bukan website khusus PLU seperti di Boyz Forum tercinta ini, dan ternyata komentarnya membuat aku cukup kheki juga meskipun bukan aku yang ngepost postingan itu di forum tersebut, secara nada komentarnya sangat menghina PLU sekali, misalna seperti ini:


scoundrel41 wrote:
.......ini thread sampah! f*u*c*k you!



kaitokid724 wrote:
.....gay go hell aja



sam.alie wrote:
Huh..gw benci gayamat teramat sangat



Menurut aku, seseorang bisa mengatakan sampah kepada “sesuatu” jika dia merasa tidak perlu dengan “sesuatu” tersebut, misalnya jika aku selesai minum air minum yang dikemas gelas plastik dan aku merasa gak perlu dengan gelas plastik bekas air minum tersebut maka aku akan membuang gelas plastik tersebut daripada menjadi sampah di rumah, tapi bagi pemulung, gelas plastik yang kukatakan “sampah” itu berubah menjadi sesuatu yang ada nilainya, karena jika dikumpulkan maka gelas plastik itu bisa dikiloin dan akhirnya bisa menjadi uang untuk beaya kehidupan sehari hari sang pemulung.

Begitu juga dengan kehidupan PLU, seringkali kita mendengar statement masyarakat khususnya mereka yang mengatasnamakan masyarakat “normal” alias straight, menyudutkan kehidupan PLU sebagai “sampah” karena mereka tidak bisa melihat sesuatu yang berarti / bernilai dalam kehidupan PLU itu sendiri.

Sebaliknya dalam kehidupan PLU sendiri yang merasa bebas untuk dapat melakukan apa yang menjadi keinginannya, trus ditekan oleh lingkungan sekitarnya, menjadi sesuatu yang sangat membosankan, sehingga akhirnya mereka cenderung untuk cuek dan melakukan sesuatu hal yang tidak pada tempatnya, contohnya yang baru aja terjadi di salah satu acara TV ada seorang PLU yang mengatasnamakan organisasi PLU bangga sekali bisa ber three some ria dan berganti ganti pacar atau ngucria pada saat di wawancara, padahal acara tersebut dilihat oleh masyarakat umum yang tentu aja pasti merasa muak mendengarnya, gimana nggak, lha kuping aku aja yang PLU bisa gatel kok mendengar berita seperti itu apalagi masyarakat umum ………..bener bener edan tenan!

Jadi intinya menjadi PLU “sampah” atau tidak tergantung dimana kita bisa memposisikan kehidupan kita di masyarakat, jika kita bisa membuat kehidupan kita yang PLU bernilai dan dibutuhkan mereka, pasti kita tidak akan pernah dianggap “sampah”, tapi sebaliknya jika kita terlalu menuruti keinginan kita tanpa memperdulikan realita kehidupan yang ada, ya nggak salah kalau mereka mengatakan kita ini “sampah”.

Trus bagaimana kalau kesan PLU sudah terlanjur dianggap “sampah”? Menurut aku ya ………biarin aja mereka menganggap “sampah” kepada sesuatu yang bukan “sampah”, karena kebodohan mereka, asal jangan kita ikut ikutan menjadi “sampah” gara gara mereka punya image yang keliru tentang “sampah”, contohnya kalau postingan aku dicopy paste orang dengan nick name Clarita, terus dimasukkan di forum umum yang bukan PLU, dan hasilnya dikomentarin member forum tersebut sebagai “sampah” ya berarti yang jadi “sampah” itu Clarita, bukan aku …………secara emang levelnya beda gitow lho ………ooops sorry kalo aku dah menstandartisasi level seseorang, habis emang aku bukan “sampah” sih!

Contoh lain, dulu di forum tercinta ini ada orang yang suka ngepost thread yang bernada “Bertobat”, meskipun himbauannya bersifat “baik” bagi mereka yang non PLU, tapi karena thread tersebut tidak pada tempatnya ya jadilah dia “sampah” bagi member laina.

JANGAN TAKUT DIBILANG SAMPAH ………..kalau emang kamu bukan PLU “sampah”, tapi kalo elo udah ngerasa hidup kamu yang PLU sering menjadi “sampah”, di luar sono ya terserah keputusan elo, apa yang akan elo perbuat, yang jelas elo bukan “sampah” di forum PLU ini, dan karena alasan itu juga akhirnya aku memutuskan untuk membuka website blog aku lagi, yang sebelumnya udah sempat aku hapus, karena aku yakin kalau blog aku bukan “sampah” ………..peace lah!

Kalo kisah kamu gimana? Pernah gak dikatain “sampah” ato mungkin ngerasa sendiri kalo elo “sampah”? ……………..share, please!

0 komentar:

Post a Comment